Mengenal Uang Elektronik Beserta Perbedaannya



startusaha.com – Seperti yang telah mimin jelaskan kemarin, Elektronik Money ( E-money ) adalah Uang Elektronik.

Intinya, yang namanya Uang ya pasti bisa digunakan untuk berbagai hal kebutuhan.


Bisa digunakan untuk membeli produk apapun yang anda butuhkan. Uniknya, Bukan hanya bisa digunakan untuk membeli produk,

digunakan untuk pembayaran juga bisa. Misalnya membayar tol, tagihan listrik, dan transaksi lainnya terkait dengan pembayaran.


Hanya saja, ada perbedaan-perbedaan tertentu dibandingkan dengan uang kertas.


Jadi, meskipun pada dasarnya sama yaitu Uang bernilai, tetap saja ada perbedaan tertentu di antara uang digital itu sendiri.


Apalagi dengan uang kertas atau logam. Jelaslah berbeda….


Nah, ini adalah kelanjutan dari postingan minggu kemarin yaitu pembahasan mengenai uang elektronik e-money. Silahkan di Baca Dari Awal, biar nggak gagal paham nantinya.



Sekarang mimin akan bahas mengenai perbedaan di antara uang elektronik itu sendiri.





Uang Elektronik Di Indonesia



Di Indonesia, umumnya ada dua jenis produk e-money atau uang digital yang sering digunakan.


Yang pertama ada jenis Dompet Elektronik atau sering disebut e-wallet, dan kedua ada jenis Kartu Prabayar ( pre-paid card ) dimana keduanya memiliki perbedaan mulai dari bentuk / fisik, cara penggunaan, hingga batas nominal uang yang tersimpan.



• E-wallet

• E-money



1. Dompet Elektronik E-Wallet


Masih sama yaitu uang digital, perbedaan mendasar dengan uang digital berbentuk kartu ( e-money ) adalah dari media penyimpanannya.


Dimana e-money berbentuk kartu sebagai media penyimpanannya, sedangkan e-wallet menggunakan server komputer sebagai media penyimpanannya.


Itu artinya, secara otomatis penggunaan e-wallet akan selalu terhubung dengan akses internet dan komputer untuk bertransaksi karena alasan tidak berbentuk chip / kartu.


Intinya, produk e-wallet lebih ke penggunaan aplikasi sebagai media / alat pembayaran.


Dimana di dalam aplikasi tersebut tersimpan jumlah uang tergantung dengan limit dari penyedia e-wallet.





2. Kartu Prabayar ( pre-paid card )


Jenis uang digital kedua adalah E-money berbentuk Kartu seperti Flazz dari BCA atau E-money dari Mandiri. Nah, sampai disini sudah nampak perbedaannya kan. 


Startusaha
BCA



Sesuai dengan namanya, Kartu Prabayar. Uang digital jenis ini berbentuk Kartu seperti halnya kartu ATM.


Cara penggunaan uang elektronik jenis ini tidak memerlukan sambungan jaringan internet. E-money juga merupakan produk yang sering digunakan masyarakat karena alasan simple dan aman.


Selain dapat di bedakan dari media penyimpanannya, uang digital juga dapat dibedakan berdasarkan pencatatan identitas.



Berupa:


Unregistered dimana data si pemilik tidak tercatat pada penerbit uang elektronik. Contohnya uang digital dari Mandiri E-cash dimana saldo awal hanya di batasi 1 juta rupiah saja karena berstatus unregistered.


Kedua berstatus Registered yang dimana data penggunanya tercantum di bank penyedia uang digital.



Lebih lanjut terkait dengan keuangan…


Bagaimana dengan mata uang?



Tak banyak informasi yang admin dapatkan mengenai hal ini, namun jika mendengar bocorannya, mata uang digital dapat menjadi sebuah mata uang yang independen halnya E-Gold atapun Euro.


Sebelum memilih, pastikan sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Karena kedua jenis uang digital ini menawarkan segala kemudahan bertransaksi.

Related Posts

Comments