99% Konten Berkualitas Membuat Pengunjung Website Meningkat Signifikan



startusaha.com – Sebagai seorang konten kreator, baik itu blogger, youtuber, internet marketer, dll, terkadang kita sempat berfikir.


Ngapain capek-capek membuat konten berkualitas?


Toh, di google juga banyak konten website berbau sampah yang memiliki peringkat bagus. 


Sementara ada banyak konten website berkualitas tinggi harus tenggelam karena ketatnya persaingan dunia digital marketing.


Apakah yang saya alami juga sama seperti anda sekalian?

Pernahkah berfikir demikian seperti apa yang admin pikirkan?


Jika iya, rubah dulu pemikiran tersebut sebelum mulai berfikir membuat konten untuk di publikasikan.




Realistis

Website yang notabene menyajikan konten sampah itu sekelas PT atau media yang memiliki banyak jurnalis.

Mereka juga sangat sering menggunakan Google Ads untuk berpromosi. Bukan hanya itu, produktivitas konten yang di publikasikan pun per harinya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan.




Sementara Anda?

Makanya, jangan aneh jika di halaman penelusuran khususnya Google banyak di isi website media yang cukup besar, namun isinya zonk. Sedangkan website kita-kita atau perseorangan? sangat sulit rasanya untuk menembus 10 top halaman.




Perbandingan

Coba bandingkan dengan situs atau blog single fighter. Untuk sekedar berpromosi saja, kita ogah-ogahan untuk mengeluarkan modal.

Kesimpulannya, sangat mustahil jika website kita-kita dengan konten biasa saja bisa menyaingi mereka.

Kecuali, konten blog yang anda sajikan benar-benar luar biasa, maka sangat memungkinkan jika website yang dikelola oleh perorangan dapat bersaing dengan website besar, sekalipun berlabel unggulan tinggi yang memiliki prioritas.

Sampai disini saya tekankan, lupakan dulu persaingan, buang dulu jauh-jauh pemikiran negatif tersebut agar anda memiliki kemampuan untuk menulis konten artikel dengan baik dan benar.

Alasannya, pemikiran buruk tersebut hanya akan menggangu kreativitas kita sendiri untuk menyajikan sebuah konten untuk website seperti artikel, video tutorial, gambar, dan masih banyak lagi.

Memang, jika melirik sepintas terkadang kita sering dibuat jengkel.

Sudah capek berusaha memberikan yang terbaik, tapi kenyataannya konten yang kita buat dengan susah payah tersebut sama sekali tidak dilirik masyarakat.

 
Startusaha
startusaha.com

Miris…..!

Seperti itulah Kira-kira yang terjadi di dalam dunia digital marketing akhir-akhir ini.

Tapi menurut saya pribadi, tidak mungkin jika konten website berkualitas sama sekali tidak dilirik masyarakat umum.

Itu artinya ada yang salah. Dan itu tandanya konten yang anda buat belum memiliki kualitas.

Entah itu salah target, salah penerapan Seo, dan banyak lagi faktor lainnya yang memerlukan perbaikan.

Biasanya, tentu konten yang anda miliki sangat sulit di temukan mesin pencari, meskipun sangat berkualitas untuk pembaca.

Pertanyaannya….

Bagaimana cara menulis konten berkualitas?




Inilah Panduan Menulis Artikel Berkualitas

Baik, sebelum ke inti permasalahan membuat konten, alangkah lebih ideal jika anda mengetahui lebih banyak mengenai konten berkualitas untuk publik.

Sebagai acuan dasar, anda perlu tahu konten seperti apa yang disukai google bot, konten seperti apa yang disukai human pembaca, serta konten seperti apa yang di larang serta dibenci pengunjung web dan Google.

Setelah memahami apa yang mimin sebut diatas, barulah segera memikirkan bagaimana cara menyatukan keduanya ke dalam konten yang anda buat agar hasilnya dapat diterima oleh pembaca sekaligus teroptimasi SEO. Singkatnya, anda perlu tahu aturan main om Google terlebih dahulu.

Karena bagaimana pun, Google adalah sumber traffic terbesar saat ini melalui mesin pencari nya. Maka seharusnya kita mengikuti saran-saran Google agar website tetap eksis di halaman mesin telusur.





A. Konten Berkualitas Menurut Google


Bicara mengenai konten artikel berkualitas itu terlalu general, karena beda topik pembahasan akan berbeda juga hasil respon pembaca.




Misalnya…

Anda menulis dengan judul atau keyword

• 10 Peluang Bisnis

Coba bandingkan dengan keyword

• Tutorial merakit PC




Tentu ada perbedaan cara. Dari segi gaya penulisan, SEO, dan cara penyampaiannya tidak bisa menggunakan cara yang sama.




Poin penting


Bisa jadi berkualitas menurut Google, tapi sangat buruk dimata pembaca. Begitu juga sebaliknya.

Dan ini sedikit banyaknya akan mempengaruhi loyalitas pengunjung.

Solusinya adalah seperti yang admin singgung diatas, anda harus bisa menyatukan dua masalah antara konten berkualitas menurut Google dan konten terbaik menurut human pembaca.




Langsung saja…

Menurut Google, konten yang memiliki kualitas dapat dilihat dari segi. 


1. Original

2. Unique

3. Informatif

4. Teroptimasi SEO

5. Mematuhi Pedoman



Paham lah ya, lima hal di atas merupakan gambaran tolak ukur untuk menilai seberapa kualitas konten.

Paling penting dalam sebuah konten adalah keaslian original konten itu sendiri alias bukan jiplakan dari website lain. Meski menurut anda buruk, tetapi jika karya sendiri tentu lebih berkualitas ketimbang hasil copas. 


Kemudian yang ke-dua, google akan melihat kualitas konten dari keunikan sesuai kreativitas.
 ( unique )

Unik disini dalam artian berbeda dari konten kebanyakan yang bermain di satu niche atau kata kunci. Beda sudut pandang, beda gaya pembahasan, intinya berbeda dari konten lain.




Bagaimana dengan gaya penulisan ulang yang di ambil dari website lain?

Ini perlu jadi pertimbangan.


Sebab secara tidak langsung konten yang anda buat akan kehilangan keunikannya.


Meskipun asli ketikan sendiri, menggunakan gaya bahasa sendiri, tetap saja jika kita membuat konten dengan salinan informasi penulisan ulang yang di ambil dari website lain, itu hampir mendekati copy paste. 


Daftar ke-3, penilaian sebuah artikel menurut Google yang memiliki kualitas adalah di lihat dari segi informasi di dalam konten itu sendiri.

Intinya, google sangat menyukai konten Informatif, Padat, Jelas, Mendalam alias tidak bertele-tele.




Yang terjadi di lapangan….

Kebanyakan kreator salah paham mengenai hal ini. Biasanya mereka akan mengukur seberapa kualitas konten artikel dari jumlah kata-kata.


Imbasnya, ini biasanya suka di salah artikan oleh kreator pemula sehingga memaksakan membuat artikel dengan ribuan kata-kata, namun isinya muter-muter. Jelas ini sangat mempengaruhi kualitas konten atau artikel itu sendiri. 


Kalau memang bisa di buat singkat, ngapain ngetik panjang-panjang. Apalagi jika isinya tidak jelas. Hal tersebut sama sekali tidak di sarankan. 


Kemudian daftar ke 4, google akan menilai kualitas artikel dari segi SEO, ( search engine optimization )

Itu artinya, mau tidak mau anda harus melibatkan SEO ke dalam artikel.


Meski terdengar cukup menyeramkan, tapi pada praktiknya, menerapkan SEO ke dalam konten artikel itu tidaklah sulit. Dasarnya, cukup memahami praktik SEO on page saja sudah cukup untuk membuktikan kualitas artikel. 


Contohnya seperti penggunaan tanda baca yang benar, penggunaan kata kunci tepat target, meberikan referensi kepada website lain jika memungkinkan, serta penggunaan gambar menarik. Itu sudah bisa dikatakan cukup sebagai fondasinya Seo on page. 


Kemudian terakhir, ini merupakan hal penting tetapi selalu di sepele kan banyak orang. Yaitu tentang pedoman pembuatan konten dan Kebijakan Konten.

Silahkan akses link di atas untuk mempelajari pelanggaran, pedoman pakar, dan praktik terbaik yang dipublikasikan Google.




Penilaian Lain

Jangan lupa, google akan menilai kualitas website dari produktivitas update. Inilah tantangan terbesar yang menurut mimin cukup berat. 


Lebih bagus update satu bulan sekali tetapi berjalan ketimbang grasak-grusuk tidak konsisten. Ingat, konsisten merupakan kunci jika ingin mendapatkan ilmu atau tips mengenai cara membuat konten artikel untuk website.




Kesimpulan

Disini harusnya anda paham, aturan Google atau konten artikel yang disukai Google itu tidaklah ribet.

Justru dengan demikian, sebenarnya bisa membantu untuk mengembangkan kreativitas seorang kreator. Termasuk anda.

Dengan mematuhi peraturan atau menerapkan 5 elemen diatas, apa sudah cukup untuk membuktikan konten berkualitas?

Secara teori tentu iya. Tetapi tidak menjamin akan mendapatkan loyalitas pengguna.

Google sendiri tidak mengetahui secara rinci mengenai hal apa yang membuat pembaca betah berlama-lama di suatu situs maupun blog.

Tentu kita sendiri lah sebagai penulis yang harus bisa membuat pengunjung merasa betah membaca tips. Atau anda juga bisa memanfaatkan Teknik Copywriting





Pada postingan selanjutnya mimin akan bahas tuntas konten seperti apa yang di minati dan di sukai pembaca. 


Mengetahui struktur menulis yang baik merupakan faktor penting untuk mendapatkan user experience tiap-tiap pengunjung. Konten yang masih dalam tahap revisi tersebut salah satunya adalah akan membahas.

• Penggunaan Bahasa Tepat

• Memancing Trafik Bertindak

• Minat Baca Netijen Indonesia

• Dan Lain-lain

Agar tidak ketinggalan informasi terkini, silahkan berlangganan konten untuk notifikasi artikel terbaru dengan cara memasukkan E-mail anda di kolom yang admin sediakan di bawah blog atau menuju Tutorial Selanjutnya


Related Posts

Comments