Skip to main content

Suara Rakyat Menuju SDM Unggul Indonesia Produktif




startusaha.com – Masih ingatkah sebuah lagu Qasidah yang berjudul tahun 2000 tahun harapan?

Ya, lagu ini begitu populer pada awal-awal tahun 2000 silam. Uniknya, pesan yang di sampaikan dalam lirik nya pun hampir mendekati kenyataan.

Penduduk makin banyak, sawah ladang menyempit, mencari nafkah makin sulit, tenaga manusia, banyak diganti mesin, pengangguran merajalela”

Itulah sepotong lirik yang tercipta dalam lagu tersebut dan inilah suara rakyat.

Coba sekarang kita lihat data, khususnya pada awal tahun 2000an hingga sekarang. Angka pengangguran di Indonesia dapat dikatakan cukup memprihatinkan. Untuk tahun ini saja, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 6 jutaan jiwa yang hampir sama dengan tahun kemarin.

Startusaha
CNBC Indonesia

Itu artinya, sumber daya manusia di Indonesia belum bisa di manfaatkan pemerintah untuk berkontribusi dengan maksimal.

Padahal, saya rasa Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk maju, khususnya dalam hal memanfaatkan sumber daya manusia untuk mengolah sumber daya alam tanah air yang sangat subur ini.

Tentu saja karena faktor Indonesia memiliki SDA ( sumber daya alam ) yang melimpah serta memiliki sejumlah penduduk yang banyak. Bayangkan, luas negara mencapai 1,9 juta km beriklim tropis sehingga SDA tidak terbatas.


Sementara jika kita melihat data, prestasi Indonesia dalam HCI Human Capital Index, posisi terbaiknya hanya berada di urutan ke 87 dari total 157 negara per 2018. Serta berada di posisi 36 dari 144 negara dalam Global Competitiveness Index 2018.


Sedangkan jika kita melihat negara lain, misalnya Korea Selatan, luas negaranya hanya 100.210 km memiliki 4 musim yang jelas imbasnya SDA di Korsel cukup terbatas.
Mereka maju karena mampu mengembangkan teknologi. Posisi pada tingkat internasional, Korea Selatan mencapai di peringkat 15 dari total 144 negara dalam Global Competitiveness Index.

Jika ingin Indonesia maju, menurut rakyat biasa seperti admin, hal tersebut tidak terlepas dari SDM nya itu sendiri yang harus unggul dalam artian smart produktif mengolah sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.

Tentu untuk menciptakan SDM unggul Indonesia maju itu tidak mudah serta butuh waktu yang panjang, setidaknya membutuhkan kerja sama yang solid antara pemerintah dan rakyat atau pihak-pihak lain terkait.

Saya selaku moderator di blog ini bersama Kadin Indonesia yang merupakan kamar dagang Industri Indonesia akan terus berupaya untuk mendorong SDM unggul dan Indonesia produktif agar mampu bersaing di tingkat internasional yang semakin kompetitif.

Yang kita harapkan bersama sebagai rakyat tanah air tentu saja adalah Indonesia yang setiap warga negaranya memiliki hak yang sama di depan hukum.

Indonesia yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, Indonesia produktif dan kesuburan tanah airnya bisa di nikmati bersama tanpa memandang perbedaan suku. Terakhir Indonesia yang berkualitas dari segala bidang.


Menuju Indonesia Produktif


Sebagai warga negara, lalu apa yang bisa kita perbuat?

1. Mendukung Program Pemerintah

Agar Indonesia mampu bersaing di bidang industri 4.0, saat ini kita semua tahu bahwa kita negara Indonesia cukup jauh tertinggal di tingkat internasional.

Nah, untuk mengejar ketertinggalan tersebut pastinya membutuhkan beberapa dukungan atau kerja sama dari semua pihak terkait. Termasuk kita sendiri sebagai warga negara yang harus turut terlibat dalam proses pembangunan SDM unggul.

Salah satu kontribusi terbaik yang bisa masyarakat lakukan adalah mendukung program pemerintahan Presiden yang saat ini mengusung SDM unggul Indonesia maju. Jadi, kesadaran pribadi masing-masing akan sangat-sangat membantu.


2. Pribadi Yang Berkualitas

Ke-dua, yang bisa kita lakukan untuk mendorong program pemerintah adalah berusaha menjadi pribadi yang berkualitas.

Dalam artian harus berkarakter kuat, jujur, bertanggung jawab, toleran, religius, terbuka terhadap gagasan baru, inovatif, pekerja keras dan disiplin, serta peduli terhadap lingkungan sekitar.

Percayalah, jika karakter seperti itu di miliki setiap warga negara, baik itu aparat pemerintah, pelajar, masyarakat, atau elemen-elemen bangsa lainnya, semuanya akan lebih mudah untuk menciptakan Indonesia yang produktif.


3. Membangun Generasi

Perlu kita ketahui, proses belajar mengajar itu tidak selalu harus di lingkungan sekolah. Dalam hal ini kita perlu memanfaatkan kesempatan untuk mengedukasi khususnya anak-anak remaja kepada hal-hal positif.

Seperti mengenalkan sedari dini pola hidup sehat, mengajari anak tentang pentingnya  tanggung jawab, serta banyak hal positif lain yang bisa kita ajarkan kepada anak-anak remaja yang nantinya akan menjadi generasi di masa mendatang.

Tujuannya jelas agar saat mereka dewasa nanti mampu bersaing secara sehat dan membawa perubahan untuk Indonesia agar semakin produktif dan maju.


4. Berjuang Dan Mulai

Artikel ini tidak ada artinya jika hanya sampai atau berhenti disini. Meski kadang harus melewati situasi yang sulit, tetapi kita harus sadar bahwa kegigihan dan kesungguhan merupakan hal wajib yang harus dijalani.

Untuk itu, sangat di harapkan jika anda mau ikut turut terlibat bersama startusaha.com, kadin Indonesia, untuk mendorong Indonesia dengan berjuang bersama secara gotong royong.

Mari kita berjuang bersama, mari kita berinovasi, mari kita tingkatkan kreativitas masing-masing, karena sesulit apapun itu, percayalah pasti ada jalan.


Suara Rakyat Proses Pembangunan SDM Unggul

 Indonesia adalah negara Kesatuan, terkait dengan proses pembangunan SDM unggul, maka kita harus bisa bersatu antara satu dan lainnya agar saling keterikatan sehingga menjadi fondasi yang kuat untuk maju.

Tugas pemerintah membangun SDM unggul memang cukup berat, di samping membutuhkan waktu, di sisi lain juga harus bekerja ekstra lebih keras mengingat keadaan Indonesia yang sekarang.

Turut mewakili suara rakyat, tolong dengar startusaha.com berbagi saran atau kritik menuju pembangunan SDM Indonesia.

• Pendidikan adalah fondasi awal untuk membangun SDM unggul Indonesia produktif. Untuk itu, saya harap pemerintah dapat melihat lebih rinci lagi karena ada banyak sekolah di pelosok yang jauh dari kata standar dalam berbagai bidang.

• Tegakan hukum seadil-adilnya, buang Duri dalam daging yang sekiranya merugikan negara seperti koruptor, pungli, suap menyuap sehingga Indonesia bersih dari oknum-oknum berkedok.

• Edukasi adik-adik di rumah dengan tontonan mendidik, informatif, serta kurangi tayangan rasisme, atau hal kurang terpuji yang saat ini mulai merajalela.
Itu saja dan semoga bermanfaat untuk Indonesia kita tercinta.



Comments