Skip to main content

5 Tips Cermat Meminjam dan Mengatur Finansial dengan Benar




startusaha.com – Di Indonesia, berutang seakan sudah menjadi kebiasaan yang sulit di lepaskan, baik yang skala kecil, maupun besar-besaran. Meski tidak semuanya, kebiasaan ini juga sering kali condong ke arah negatif, bisanya mengakibatkan gali lobang tutup lobang yang tentu saja dapat mengakibatkan sulitnya memulihkan keuangan kembali alias menjadi ketergantungan.


Kebiasaan beruntang atau meminjam tanpa rencana yang teliti bisa menjerumuskan kita-kita untuk terus-terusan berutang atau katakanlah seperti yang mimin singgung di atas tadi, yaitu ( gali-gali lobang ) kalau sudah seperti ini, wah…. Gawat. Itu terjebak namanya.







Gimana solusinya…..?
Solusinya adalah lunasi hutang piutang sebelumnya kemudian stop berutang kembali. Itu saja.
Baik, pada postingan kali ini admin kembali berbagi tips  terkait manajemen finansial. Yaitu tips cermat meminjam terkait manajemen keuangan. Mari simak.



Tips Berutang Dengan Cermat

Sah-sah saja jika memang diperlukan, asal jangan diluar batas. 

Diluar batas yang bagaimana nih? Nanti di bawah penjelasannya ya..

Coba jawab pertanyaan dasar berikut sebelum anda memutuskan meminjam!


1. Meminjam Karena Desakan Kebutuhan

Untuk apa kita meminjam?

Coba pikirkan baik-baik dan tanya diri sendiri. Untuk apa sebenarnya kita meminjam? 
Idealnya sih, sebaiknya hanya untuk memenuhi kebutuhan atau hal penting yang mendesak atau untuk kegiatan produktif misalnya digunakan untuk modal usaha. Bukan untuk memenuhi keinginan atau kepuasan pribadi.


Keinginan dan kebutuhan itu beda lho.
Nah, masalahnya kita-kita ini terkadang tidak mengetahui atau kurang menyadari bahwa ada  perbedaan antara keinginan/ nafsu dengan kebutuhan. Tetapi yang jelas, keinginan dan kebutuhan itu beda samar-samar dikit.


 Sampai disini saya harap anda paham ya apa maksud paragraf di atas. Jadi, tips cerdas meminjam yang paling penting adalah berusaha untuk memenuhi kebutuhan. Ingat! Memenuhi tuntutan keperluan. Itu yang pertama.


Kedua….

2. Boleh Meminjam Dalam Keadaan Terdesak

Apakah ada cara lain sebelum memutuskan untuk meminjam?

Jika ada, sebaiknya gunakanlah tabungan atau aset yang anda miliki terlebih dulu daripada harus meminjam. 

Euuuh….  min, kalo ada mah mana mau saya minjem”

Sebab gini, ada sebagian orang yang lebih suka menggunakan dana orang lain terlebih dahulu daripada menggunakan dana yang sudah ada contohnya harta atau dana dalam bentuk barang-barang yang bisa di uangkan seperti perhiasan, aset, dan masih banyak lagi.


Alasannya, yang namanya meminjam itu pasti ada bunga yang harus kita bayar, belum lagi jumlah pinjaman pokok. Sedikit atau banyak, yang jelas bunga inilah yang menyebabkan sulitnya mencairkan atau memutar uang dengan cara yang stabil. Imbasnya cukup jelas, aliran pemasukan keuangan menjadi tersendat sehingga terjadi ke tidak seimbangan antara pemasukan dan pengeluaran.

Kemudian masuk bagian ketiga pahami baik-baik….


3. Menentukan Nominal Pinjaman 

Berapa Besar Kita Perlu Meminjam?

Sesuaikan jumlah nominal pinjaman dengan kemampuan untuk mengembalikan atau membayar. Coba hitung-hitungan dan sesuaikan dengan jumlah pemasukan bersih.

Pastikan bahwa anda memiliki cadangan atau rancangan untuk mengembalikannya. Nantinya mau di cicil atau langsung sekaligus. Selengkapnya bagian 4.


4. Rencanakan Pembayaran Sebelum Meminjam

Bagaimana kita dapat membayar kembali pinjaman tersebut?


Inilah pentingnya merencanakan pinjaman dengan cermat. Hati-hati, banyak orang yang berfikir “gimana nantinya aja deh” padahal itu adalah slogan salah kaprah yang sering kali dijadikan pedoman masyarakat umum. Seharusnya kalimat tersebut di balik “nantinya gimana, bukan gimana nantinya “


Jika meminjam  sejumlah uang dengan catatan tidak direncanakan mengenai pengembaliannya, maka dapat dipastikan si peminjam tersebut akan kesulitan untuk melunasinya. Khususnya untuk orang yang tidak memiliki penghasilan pasti. Nah, makanya anda perlu memiliki atau setidaknya menggambarkan gimana nantinya anda dapat membayar hutang. 



5. Memilih Tempat Meminjam dengan Cermat

Pertanyaan terakhir.

Dimana kita dapat Pinjaman?


Yang jelas ada banyak opsi tempat dimana anda dapat meminjam uang, baik secara offline maupun online.


Tetapi, sebisa mungkin usahakan meminjam dari orang-orang terdekat yang ingin menolong secara tulus. Usahakan untuk menghindari pinjaman dari retainer atau dari orang yang mencari keuntungan atas pembayarannya.


Namun jika tidak ada, bandingkan tempat-tempat meminjam, carilah tempat meminjam dengan total pengembalian dengan suku bunga yang jauh rendah. Kumpulkan informasi mengenai kelebihan dan kekurangannya juga.



Semoga bermanfaat.



Comments